Laga Klasik Melawan Persija
Menang, Harga Mati
Persib Bandung kembali akan bertemu dengan musuh
bebuyutannya, Persija Jakarta pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI)
2011-2012, di Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung, Minggu (29/1) ini.
Persib pun telah mematok kemenangan sebagai harga mati pada laga nanti.
Kemenangan menjadi penting
untuk mematahkan rekor buruk
Persib jika menghadapi
Persija. Dari 26 kali pertemuan, Persib
hanya mampu menang 3 kali. Sisanya,
Persib kalah atas Persija 15 kali dan
seri 8 kali. Terakhir kali Persib bisa
meraih kemenangan atas Persija di
kandang yaitu pada Liga Indonesia
2007. Saat itu Persib mampu mencukur
Persija 3-0 di Stadion Siliwangi,
24 April 2007.Persib tentu sadar, dominasi ini harus dihentikan. Apalagi saat ini Persib sebenarnya memiliki pemain yang lebih baik dibandingkan Persija. Terlebih Persib menjalani laga klasiknya di kandang sendiri.
Bobotoh sudah tidak ingin lagi melihat scoring board Stadion Si Jalak Harupat, memampangkan angka kekalahan bagi Persib.
Di laga nanti, Persib memang harus kehilangan Aliyudin dan M. Nasuha yang masih dibekap cedera. Dengan absennya kedua pemain ini, Persib diperkirakan akan kembali menggunakan pola 4-2-3-1. Pelatih Persib, Drago Mamic diperkirakan akan memasang Moses Sakyi sebagai ujung tombaknya. Sedangkan di tengah akan berdiri Atep, Miljan Radovic, dan M. Ilham. Ketiganya akan dibantu oleh Tony Sucipto dan Hariono.
Di lini pertahanan, Drago kembali akan mempercayakannya kepada Jajang Sukmara, Abanda Herman, Maman Abdurahman, dan Zulkifli Syukur.





