Selasa, 21 Februari 2012

Dino Bertahan Karena Cinta Persib dan Hormati Umuh

Meski sudah tidak cocok dengan pelatih Drago Mamic, pelatih fisik Persib Bandung Dino Sefriyanto masih tetap menggelar latihan untuk pemain yang tidak ikut tur Papua, Selasa (21/2/2012). Dino mengatakan alasan untuk tetap bertahan sampai saat ini, disamping profesionalitas, adalah rasa cintanya kepada Persib Bandung dan menghormati Umuh Muchtar selaku Manajer Tim. “Saya profesional, artinya saya melakukan program latihan sesuai dengan job saya. Kalau pelatih taktik strategi, fisik saya yang ngelatih karena kondisi fisik (pemain) saya yang bertanggung jawab. Karena kalau fisik tim drop, saya yang disalahkan. Kemarin Mamic menyatakan saya sudah nggak boleh melatih di Persib, berarti kan saya sudah bukan pelatih fisik di Persib. Dia sudah mengakhiri kerja sama dengan saya. Hanya saja, saya masih bertahan karena Pak Haji Umuh," papar Dino usai melatih di Batununggal, Selasa (21/2/2012). "Selain cinta Persib, saya juga menghormati Pak Haji Umuh. Saya anggap Pak Haji Umuh, Pak Zainuri, Pak Glen sebagai seorang bapak," tambahnya. Dino mengungkapkan selama ini kerja sama dengan pelatih kepala di tim lainnya selalu berjalan baik. Hasilnya pun efektif, tim-tim tersebut bisa berada di papan atas. Bahkan, pada 2007 saat menangani fisik pemain bersama Arcan Iurie, Dino berhasil membawa Persib juara paruh musim. “Di Semen Padang, Sriwijaya, Persebaya, Persib 2007 dengan Arcan Iurie program pelatihan fisik yang pegang ya saya. Ternyata saya juara paruh musim (dengan Persib), Semen Padang papan atas, dan saat itu saya mendukung pelatih kepala sepenuhnya. Itu sudah sesuai peraturan FIFA ,” tegas Dino

Tidak ada komentar:

Posting Komentar