Senin, 20 Februari 2012
Umuh Muchtar, Buat Persib Tak Berpikir Untung Rugi
Siapa tak kenal Umuh
Muchtar?, sosoknya telah
dikenal luas oleh pecinta
sepak bola, khususnya
bobotoh Persib. Umuh dan Persib memang seolah
tidak terpisahkan. Sebelum tercatat sebagai
manajer tim, Umuh mengawali
kiprahnya di Persib sebagai
bobotoh. Dukungan total bagi
Persib selalu diberikannya sejak
era 80-an. Ketika itu, sebagai bobotoh, Umuh terkenal royal
dalam memberi dukungan. “Dukungan saya yang paling
menonjol (untuk Persib) waktu
zaman Adeng Hudaya. Sejak
saat itu dukungan saya untuk
Persib tidak pernah berhenti,"
kata Umuh saat ditemui INILAH.COM di kediamannya, Jalan
Desa, Kiaracondong, Kota
Bandung, Kamis (16/2). Pada era keemasan Maung
Bandung, loyalitas Umuh sebagai
bobotoh semakin menggila.
Terlebih saat Robby Darwis
mencatat sejarah baru
perjalanan Persib dengan menjuarai kompetisi Liga
Indonesia pertama 1994/1995.
Dia tak sungkan menyisihkan
sebagian penghasilannya untuk
mengakomodir teman-temannya
sesama bobotoh. “Kalau Persib ada pertandingan
di Jakarta, saya pasti ikut ke
sana. Bisa tidak pulang sampai
sembilan hari. Kalau nonton
Persib saya tidak pernah
sendirian. Biasanya saya ajak istri dan 7 sampai 8 orang
teman, bisa sampai dua mobil.
Saya kemudian sewa penginapan
sampai dua kamar besar demi
menonton dan mendukung
Persib.” kenang pria berusia 63 tahun itu. Tidak hanya royal pada sesama
bobotoh. Gelontoran bonus juga
kerap dikucurkan Umuh pada
pemain Persib. Bonus tersebut
kata Umuh diberikan saat Persib
memenangkan pertandingan. Dia mengaku, fanatisme dan
kecintaan pada Persib adalah
sesuatu yang tidak ternilai.
Karena itu dia tak pernah
berhitung untung-rugi jika
sudah menyangkut dukungan bagi Persib.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar