Sabtu, 25 Februari 2012

'Tempatkan Airlangga Sebagai Striker Tunggal'

Bandung - Mantan striker Persib Sutiono Lamso mengatakan, dengan memakai satu penyerang, striker pilihan nanti harus memenangi duel satu lawan satu. Dan untuk melancarkan serangan dengan penyerang tunggal, umpan jauh bisa diandalkan. "Memang hal itu bisa dilakukan untuk masalah kurang penyerang, dan saya dulu juga pernah diplot sebagai striker tunggal. Memang lebih sulit karena satu orang dijaga dua bek. Harus punya skill mumpuni. Minimal dia bisa menguasai bola, bergerak cepat, mencari celah. Kuncinya ada kesempatan serangan balik harus berani duel satu lawan satu. Andalkan umpan jauh, dan sabar dalam membangun serangan," tutur Sutiono kepada INILAH.COM, Jumat (24/2/2012). Terkait penyerang yang lebih cocok menjadi starter, striker pencetak gol tunggal bagi Persib saat menjuarai Liga Indonesia 1994/1995 itu memilih Airlangga Sucipto. Dia menilai Ronggo punya sikap yang lebih ngotot dalam mencuri dan menguasai bola. "Mungkin Airlangga yang lebih cocock. Ali memang punya kecepatan, cuma di lini belakang lawan, ada Bio Pauline yang cukup tinggi. Pintar-pintar saja bagaimana penyerang nanti menyiasatinya," pungkasnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar